Gebyar Desa Wisata Bantul 2026: Menghidupkan Kembali "Marwah" Wisata di Bulak Pacar

Ricky 27 April 2026 14:22:42 WIB

Argomulyo, Sedayu — Sinar matahari pagi menyapa kawasan Bulak Pacar, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Bantul, pada Minggu (26/4/2026). Di lahan yang dahulu dikenal sebagai pusat edukasi pertanian Jogja Youth Farming tersebut, gairah pariwisata perdesaan kembali bergelora. Melalui perhelatan Gebyar Desa Wisata Bantul 2026, kawasan ini berupaya membasuh diri dari kelesuan pascapandemi dan bersiap menjadi pusat integrasi ekonomi kreatif.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan pariwisata di Kabupaten Bantul, mulai dari Kepala Dinas Pariwisata Bantul Saryadi, Ketua Komisi B DPRD Bantul Arif Haryanto, hingga jajaran Forum Komunikasi Desa Wisata. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh terhadap upaya revitalisasi destinasi wisata berbasis komunitas di Bumi Projotamansari.

Lurah Argomulyo, Bambang Sarwono, dalam sambutannya mengenang masa keemasan lokasi tersebut sebelum pandemi Covid-19 melanda. "Tempat ini dahulunya adalah Jogja Youth Farming yang sangat terkenal. Namun, karena pandemi, aktivitasnya meredup. Dengan semangat baru, kami berkomitmen menghidupkan kembali tempat ini secara bertahap," ujarnya.

Bambang Sarwono menekankan bahwa ke depan, Bulak Pacar tidak akan berdiri sendiri sebagai destinasi wisata semata. Kawasan ini dirancang untuk saling berintegrasi dengan potensi ekonomi lokal lainnya, seperti Kolam Ikan Bioflok milik Koperasi Desa Merah Putih Argomulyo dan Kandang Domba dari Program Ketahanan Pangan. Sinergi ini diharapkan menciptakan ekosistem wisata yang mandiri dan berkelanjutan.

Sinergi di Tengah Keterbatasan

Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Saryadi, mengapresiasi pemilihan Argomulyo sebagai tuan rumah Gebyar Desa Wisata tahun ini. Baginya, forum koordinasi antar-desa wisata se-Bantul menjadi kunci kekuatan untuk tetap eksis. Meski tantangan anggaran membayangi sektor pariwisata tahun ini, kreativitas pengelola tidak boleh luntur.

"Meskipun tahun ini terjadi pemangkasan anggaran yang cukup signifikan, pengelola desa wisata harus tetap bersemangat dan terus berkarya. Forum seperti ini menjadi wadah untuk saling bersinergi agar pariwisata Bantul tetap kokoh," tutur Saryadi.

Dukungan serupa datang dari ranah legislatif. Ketua Komisi B DPRD Bantul, Arif Haryanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyalurkan berbagai bantuan melalui program aspirasi untuk memperbaiki sarana dan prasarana di Bulak Pacar. Ia berharap bantuan tersebut menjadi pemantik semangat bagi pengurus Desa Wisata Pesona Arga Buwana untuk mengangkat kembali potensi cikal bakal Jogja Youth Farming.

"Kami dari legislatif siap mencarikan solusi agar sarana penunjang yang dibutuhkan dapat terwujud. Semoga Gebyar Desa Wisata ini menjadi sejarah baru bagi Argomulyo untuk memaksimalkan potensi wisatanya," kata Arif Haryanto.

Pesta Budaya dan Ekonomi Kreatif

Kemeriahan acara tidak hanya terlihat dari deretan pejabat yang hadir, tetapi juga dari antusiasme masyarakat yang memadati area pameran. Sebanyak puluhan gerai (stand) desa wisata dari seluruh penjuru Bantul turut memamerkan keunggulan masing-masing, mulai dari kerajinan tangan hingga paket wisata edukasi.

Selain pameran, acara juga diisi dengan bincang-bincang (talkshow) kepariwisataan dan pameran produk ekonomi kreatif lokal dipandu oleh Muhammad Gema Ramadhan (Ketua Dewi Kajii). Langit cerah seolah mendukung jalannya acara hingga puncaknya, yakni pementasan kesenian tradisional Jathilan Argo Budoyo dari Kaliberot, Argomulyo.

Pementasan tari kerakyatan tersebut dibuka secara resmi oleh Arif Haryanto, sekaligus menutup rangkaian acara dengan pesan kuat: bahwa pariwisata perdesaan Bantul bukan sekadar tentang tempat, melainkan tentang semangat masyarakatnya yang tidak pernah padam untuk kembali bangkit.

Kini, Bulak Pacar Argomulyo menatap masa depan dengan optimisme baru, berupaya merebut kembali kejayaannya sebagai salah satu pilar wisata edukasi di Yogyakarta.

 

Kontributor : Ulu-ulu Argomulyo

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 
Kebijakan Privasi

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License